Saturday, February 4, 2012

Arti Status Facebook Dalam Kacamata Antagonis

Akhir akhir ini di dunia maya lagi getol2 nya ngebahas masalah facebook yang konon bakal melepas sahamnya untuk umum. Nilai yang di taksir gak main2, sahamnya mencapai 45 Triliun rupiah kalau di kurs kan ke rupiah tentunya.

Sementara yang empunya sibuk mikirin duit sebanyak itu mau diapaain dan dipastikan gak bakal bikin status semacam "duit sebanyak ini enaknya di apain eaaa?"  ane pengen ngebahas si sapi perah penghasil uang yang disebut user facebook. Sebenarnya inti dari facebook adalah mengabarkan melalui status dan berbonus fasilitas lain semacam upload foto dan ceting dan sebagainya. Kenapa hanya dengan adanya fasilitas "mengabarkan" ini saja si facebook bisa sangat mendunia? alasan utamanya sebenarnya hanyalah simplisitas. Coba bayangkan kalo gak ada facebook, misalkan orang yang eksis banget di facebook akan sangat kerepotan kalau mau mengabarkan sesuatu ke khalayak umum. Masak mau ngabarain "Lagi nyalon" harus repot2 ke masjid/musolla dan tereak2 pake corong pengeras suara? kan gak praktis dan harus bolak balik ke masjid/musolla kalau mau mengabarkan sesuatu. Untuk itulah facebook di ciptakan.

Nah, status inilah yang pengen dibahas disini. Kalau dulu diawal2 kemunculanya mungkin kita masih menganggap semua user facebook itu baik hati, protagonis, informatif dan modif lho. Masih baru coy, jadi wajar2 aja kalau maruk. Tapi kalo dari jaman Dinosaurus sampe sekarang statusnya itu itu mulu, maka si user2 informatif ini boleh lah di cap sebage pen-status antagonis. Namanya pemeran antagonis kalau di Sinetron tuh mau ngapain aja tetep aja tujuanya jahat.

Berikut ini status2  dari user antagonis dan diartikan secara antagonis :

  • "Lagi banyak kerjaan di KANTOR" status ini artinya adalah. "Eh ini lho GUWE orang KANTORAN. lagi sibuk coy, emangnya elu2 pade yang baca status ini. pasti pengangguran semua"

  • "Enaknya Ngapain Ya" status ini artinya adalah. "Guwe lagi gak NGANTOR neh, boleh doong sekali2 ngapain gitu. emangnya elu2 pade yang baca status ini. kuli bangunan aja facebook an. angkut tuh batu bata sampe mampus."

  • "Lagi bersama pacar, sayang banget sama pacarku" status ini artinya. "ya eyalaah guwe okeh. punya pacar coy.
    jangan disamaain lah sama kalian2 yang jomblo. di dunia ini hanya ada satu orang yang punya pacar. GUWE!!"

  • " @Biskop nonton Goyang Pocong" status ini artinya adalah "Eh kalian semua, GUWE lagi di bioskop nonton neh. di dunia ini cuman gw aja yang sanggup beli tiket buat nonton bioskop. kalo perlu neh bioskop GUWE beli"

  • "Lagi di bengkel benerin MOBIL (dipertegas dengan upload foto dengan bekgron mobilnya)" status ini artinya adalah "Alah palingan yang baca status ini kagak ada yang punya mobil kayak GUWE. GUWE pastiin kalo berangkat kerja pake sikil semua. jangankan ke bengkel mobil, pegang gerbanya bengkel mobil aja pasti gak pernah"

Semoga kita bukan termasuk user yang antagonis


Wednesday, February 1, 2012

Negara Kita Itu Kaya. Kata Siapa?

Mumpung lagi emosi gara2 denger berita di TV yang menceritakan bahwa China (baca caina) memberikan kredit lunak sebesar beberapa juta dolar pastinya ane kagak tau, tapi yang jelas yang namanya pinjaman lunak itu sama dengan UTANG. Maka diputuskan untuk merasani orang2 yang sukanya menyleotkan kata utang menjadi kredit lunak ato pinjaman lunak dan sebagenya.

Yang ane gak habis pikir adalah kenapa neh Ibu Pertiwi ini tidak bosan bosanya ngandelin hidup dari yang namanya utang. Katanya sebodoh2nya keledai gak akan jatuh di lubang yang sama. Nah berarti kita ini apa? Onta gurun pasir yang kejebak ke kubangan oasis fatamorgana?

Bukanya dari bayi baru mbrojol sudah diperkenalkan dengan istilah "Negara kita ini subur,makmur, loh jinawi dan sebagenya sebagenya" Tapi kok ya sampe ane berumur setengah tua ini masih saja belum mengalami hidup di negara yang katanya KAYA ini dengan riang gembira dan damai.

Padahal kalau dipikir2 kita ini kurang apa? Air tinggal minum, beras tinggal nanem, kayu tinggal nebang tanpa ikut2 nanam, laut tinggal nguras hasilnya tanpa harus menanam benih ikan, mungkin yang kurang cuman 1 yaitu kurang mukul kepalanya para orang tamak, serakah gak tau malu pake palu. Mari kita lihat kekayaan bangsa tercinta ini.

1. Air : Dari ujung barat sampe timur yang namanya air tinggal nelen aja. cuman ulah manusia2 ajaib aja yang bikin air tanah ato sungai jadi semacam tempat sampah dan sarang racun bagi rakyatnya sendiri. hasilnya adalah kita harus beli air di negeri penuh air ini. salah siapa? ya salah sendiri. Pemerintah kan juga banyak urusan, gak level kalo cuman ngurusin air. yo ra pak?

2. Beras dan pangan : mungkin cuman Blekberi sama Aiped aja yang gak bisa tumbuh kalo ditanem di tanah tercinta ini. sisanya tingal nanem trus siap untuk mengisi perut lapar (menunggu panen tentunya.) Faktanya? kita harus impor segalam macam pangan untuk menyuapi rakyat yang sudah patah semangat ini. Jadi memang benar kalo tukang cukur rambut itu gak bisa motong rambutnya sendiri. lho

3. Bahan Tambang DKK : kalo ini anak SD juga udah tau kalo alam kita kaya akan bahan tambang dan konco2nya. trus kemana perginya mereka? kemana aja asal jangan kembali ke rakyat. Rakyat itu cukup tau kalo bbm dkk itu mahal dan belinya kadang harus antre. Kalo bisa jangan beli yang bersubsidi lho ya? kasian nanti anggaran belanja negara membengkan gara2 subsidi rakyat kecil ikut meroket. Biarkan saja orang2 kaya yang memakai barang subsidi, kan mereka udah kaya. Mereka yang bermobil mewah jauh membutuhkan BBM daripada ABG yang ber goes goes pake sepeda seli dan Pixi.

5. Penduduk : Dari sekian juta penduduk negara tercinta ini, ane yakin ada berjuta2 otak cemerlang yang sanggup mengubah negara agraris katanya ini menjadi lebih baik. Tapi nyatanya ya kita dibiarkan saja mengganti tanda tangan dengan cap jempol gara gara buta huruf dan gak ngerti apa itu tanda tangan. Orang kelas biasa emang gak perlu kok sekolah tinggi2, nanti kalo pinter malah kaget liat duit banyak. Makanya ada kebijakan kalo sekolah itu memang mahal, sekolahanya sih gratis tapi yang lainya juga harus bayar. Emang gaji tukang kebun sekolahan pake uang dari Arab? Uang pajak yang dibayar oleh rakyat jelas gak cukup lah kalo hanya menciptakan sekolah yang bener bener gratis. Lha wong Gayus ke Thailand aja ngabisini bermiliar2 kok, kan masih kurang banyak lagi dana pajak yang dibutuhkan untuk mengirim Gayus2 baru mengetahui indahnya Luar Negara. Orang kecil ya ngalah sajalah.

43. Hutan : ya elaaah. kalo yang ini mah jelas2 bukan untuk kemakmuran rakyat lah. cukup para pemegang PPH eh KPH ato HPH, pokoknya yang punya ijin nebang hutan itu lah. Gak usah dibahas kalo yang ini,  orang kita juga dulunya gak ikut nanem. Biar orang2 yang merasa nanem nih pohon aja yang menikmati hasil dari kerja keras mereka menciptakan Indonesia yang hijau ini.

Itu tadi sedikit penjelasan tentang kayanya negara ini. Jangan ngutang aja pak, sekali kali ngasih utang sama negara lain gitu lho.

Intinya adalah kayak kata mbak Inul. Indonesia ini kaya? kata siape? ya KTM laah


Sunday, August 21, 2011

Cinta Terlarang Itu Made In Manusia






Setelah nganggur liat liat youtube nemuin salah satu lagu Nijdi yang berjudul Dosakah Aku. Dari liriknya sih udah bisa di tebak kalo temanya adalah CINTA. Cinta adalah hal yang sangat menjual mempunyai nilai komersil yang tinggi dan sangat laku didunia ini sepanjang masa, sepanjang jaman. Kebetulan si Doi Giring Nijdi melantukan lagu yang membahas Cinta yang terlarang. Pada vidio klipnya sih ceritanya si cowok mencintai cewek yang hamil dengan orang laen. Nah pada kasus inilah yang menjadikan si cowok mengalami musibah yaitu dicap telah menjalankan Cinta Terlarang. Padahal kalo dipikir pikir emang ada ya yang namanya mencintai orang tuh desebut terlarang? hingga ane menyimpulkan sendiri kalo istilah cinta terlarang itu hanyalah buatan dan penilain orang yang mempunyai kedudukan yang amat sangat tidak penting.

Ane sebenarnya lebih setuju kalo istilah cinta terlarang itu diperuntukkan untuk hal hal konyol yang tidak wajar. Misalkan orang mencintai batu, atau orang mencintai aspal. itu baru namanya cinta terlarang. lha wong mencintai sesama manusia kok bisa jadi terlarang itu dapet rumusnya dari mana? Mau kita cinta sama orang Arab, mau cinta sama orang Korea, mau cinta sama janda, atau  mau kita cinta sama suami ato istri orang ya hak kita dong. Memangnya pernah ada dalam sejarah peradaban manusia ini orang yang bisa menahan atau memilih dengan siapa dia akan mencinta?

Mencintai akan menjadi salah kalau kita merampas atau memaksakan, misalkan kita mencintai istri orang trus maksa mau memiliki istri orang itu namanya preman cinta dan bukanya cinta nya yang terlarang. karena pada dasarnya tidak ada cinta yang terlarang.

Ah cinta. ha ha ha ha ngomong opoooo

Note : Adalah sebuah dosa jika kita tidak selalu melakukan yang terbaik untuk orang yang kita cintai (Danu Umbara)


Sunday, April 24, 2011

Teruris Itu Lebe






Sesue dengan lagu pembukaan yang berjudul Om Terrorist (*baca : Teruris) sudah jelas ane mau bahas teruris dan bukanya mau bahas masalah negara agraris yang masih impor bahan makanan dari sana sini :D.

Kadang ane heran sama yang namanya pekerjaan yang satu ini. sudah pose matinya pasti mrenges sedikit mendelik* nyari tempat untuk ngubur dirinya sendiri aja susahnya minta ampun. Tapi ke 2 hal penting diatas tidak menyurutkan animo para orang tolol untuk mendaftarkan diri untuk mati dengan pose norak atas nama Jihad. Lha wong Surga dan Neraka aja belum tentu kebenaranya kok malah tetep saja ngotot memilih pekerjaan teruris. Ane yakin kalo ternyata Surga ato Neraka itu gak ada, dan mereka di beri kesempatan untuk kembali kedunia mereka gak bakal mau. disamping malu udah pernah dikubur, mereka pasti juga malu hidup dengan wajah mrenges bekas terkena bom.

Berikut adalah contoh tampang pose mrenges teruris kalo sudah mati


Bukanya ane mau menertawakan orang yang sudah mati. Tapi paling tidak bagi para calon pelamar untuk menjadi teruris pikir2 dulu sebelum setor nyawa, sukur2 mereka mengurungkan niat gara2 ilfil ngebayangin pose mereka kalo sudah meledakkan diri.

Setelah sekian lama melihat berita tentang sepak terjang para pemburu surga, ane bisa nyimpulin kalo para teruris sekarang sudah mulai kehilangan daya kreatifitas mereka dalam mengebom. Dilihat dari sudut pandang waktunya saja sudah monoton. setiap ada huru hara di kalangan berkuasa, dipastikan mereka memulai aksinya untuk mencuri perhatian masyarakat. jangan jangan itu jangan jangan saja.

Yang kedua dilihat dari modus operandi. modus operandi yang digunakan terkesan biasa2 aja. kalo gak bom mobil,bom tubuh, bom gorong2, dan bom pipa. Bom sepeda gayung dan bom buku boleh lah dikatogarikan kreatip, cuman untuk ukuran orang sePINTAR teruris hal itu masih terasa kurang extrim. Harusnya mereka mulai memikirkan bom gigi, bom kuku jempol, ato bom bulu hidung dan diledakkan di Afganistan ato Israel sono. disamping pose matinya akan lebih variatif , korban yang jatuh juga merupakan orang yang mereka anggap musuh mereka dan bukanya bangsanya sendiri.

Belum lagi dilihat dari seragam mereka saat menjalankan tugasnya. Rata2 mereka memakai baju yang boleh di bilang menjatuhkan salah satu Agama dan itu gak fair. selain itu pakain mereka mudah terlacak dikarenakan memang sangat predictable kata orang AMERIKA. harusnya mereka mulai melirik gaya ABG jaman sekarang. misal clana pensil, hem kotak2 dan rambut EMO. Jangan lupa pake tindik di jidat biar lebih meyakinkan. sekali kali boleh juga pake sepeda Vixi ato PIKSI itu namanya biar lebih susah diendus aparat dan dikir anak gaul yang kebablasan. ha ha ha

Kesimpulanya adalah, apapun alasanya TERURIS itu tolol dan konyol serta dilarang oleh AGAMA MANAPUN!! Hukumanya adalah mati sia2 dikutuk dan masuk NERAKA.

Semoga semua teruris di dunia ini cepet sadar dan dunia damai selamanya. Amin

Note : Lebe = Lebay x Lebay = Sangat lebay sekali
Mendelik = Melotot


CEMAT Eklusip bukan Cewek Hemat - Edisi Pindahan




Mumpung Speedy lagi ngebut, sambil nunggu unduhan pilm syur kelar ane mau nulis aaah. Kali ini tidak ingin membahas Pansus Century dikarenakan tipi sudah banyak yang ngebahas dan anak buah gak akan nyanthol otaknya kalo bahas politik. Cewek Matre adalah korban tulisan hari ini. Cewek matre dibagi menjadi 3 tipe. Tipe Cemat (bukan cewek hemat) Low, Cemat Standard, dan Cemat Eklusip.

Cemat low dan Cemat Standard adalah wajar, dikarenakan memang uang adalah kebutuhan standard manusia. Gak mungkin lah cuman modal cinta trus mau ke Yogyakarta harus jalan kaki berdua kayak pemulung? Paling tidak naek sepeda gayung ato motor lebih mesra dan meningkatkan keromantisan. Cemat eklusip neh yang perlu dikasih tanda Tanya, doi doi memilih uang dalam jumlah karung dan mengesampingkan tampang dan Cuinta. . wkwkwkk Kerugianya adalah sebage berikut:

1. Dikarenakan uang tidak abadi kayak Sapi, jikalau Cemat Eklusip misalkan memilih Adam Suseno (Suami Inul) sebage pasangan idup, bisa dibayangkan apa yang terjadi jikalau Adam Suseno pailit dan bangkrut. Yang didapat Cemat Eklusip tinggal jalan kaki berdua kemana mana ditemani Mas Adam dengan Brengos a.k.a Kumis yang nangkring diatas bibir segede ketela rambat.

2. Berkurangnya kesempatan memperbaiki keturuan. Dikarenakan Cemat Eklusip biasanya cantek(meski gak semua), maka kasianlah orang orang berparas babu tapi juga kere. Dijamin doi akan terkena kutuk turunan abadi dengan wajah babu.

3. Kemacetan lalu lintas yang semakin meraja lela. Dikarenakan Cemat Eklusip penyuka mobil, bisa dijamin doi doi bertampang babu berduit sekarung akan berlomba2 membeli mobli sebage tongkrongan. Kalo ada 1 milliar Cemat Eklusip di dunia, maka akan ada penambahan kendaraan berbanding lurus dengan keberadaan Cemat Eklusip.

4. Laut akan menjadi sangat ramai dan penuh. Karena ada lirik lagu jaman muda dulu yang berbunyi “cewek matre ke laut aje”. Gak bisa dibayankan gimana pantai Kuta akan penuh sesak dipenuhi Cemat Eklusip. .

Sudahah Ek. . jangan menyumpahi Cemat Eklusip. . wkwkwkwkwkwk


Saturday, April 23, 2011

Jancuk Itu Relatif

Terinspirasi oleh mbah Sujiwo Terjo sebagai presiden Jancukers yang sudah dengan gamblang menggambarkan apa itu arti kata jancuk disini, saya sebagai ABG yang labil dan mudah terpengaruh, dengan riang gembira mengiyakan dan menyetujui pandangan doi tentang Jancuk.

Bagi sebagian orang mungkin terdengar kasar dan sedikit tidak merdu di telinga, itu dikarenakan sejak dari lahir kedunia (terutama bagi orang Jawa) kata tersebut sudah merupakan kata yang haram untuk di ucapkan di muka umum tanpa pernah dibahas darimana asal usul dari cap trendi bernama kasar dan haram tersebut.
Kalo dikembalikan teori bahwa segala sesuatu di dunia ini adalah relatif maka saya akan berargumen bahwa jancuk itu kasar hanya bagi orang yang menganggap itu kasar. Contohnya saja di Bali, disini dengan entengnya orang ngomong Jancuk tanpa rasa berdosa dan memang kata itu tidak mengandung dosa kok, jadi ya sah sah saja diucapkan sampe sehari 1999 kali misalnya.

Sebenarnya yang ingin disampaikan disini bukan kata jancuk ato kata2 kasar lain yang ada di kamus bahasa Indonesia. Yang ingin di ungkapkan adalah realita bahwa masih banyak orang yang menilai bahkan menghakimi seseorang hanya dari perkataan dan tutur katanya. Misalkan sebut saja Ketela Pohon (bukan nama sebenarnya) dalam keseharianya memang hobi menggunakan kata2 sampah. sudah pasti doi si Ketela Pohon akan di cap sebage preman ato bromocorah oleh masyarakat. Padahal kita mungkin tidak tau bahwa sebenarnya si Ketela Pohon adalah tukang semir sepatu yang merupakan tulang punggung keluarganya karena ditinggal mati oleh bapaknya sejak dia kelas TK, hanya saja mulut si Ketela Pohon agak sedikit rusak gara2 tuntujan jaman yang semakin kuno dan kejam. lho analoginya kok gak nyambung?  ha ha ha ha

Baiklah kita ambil contoh yang lebih nyambung. Misal Gayus tambunan si tukang nyolong uang rakyat. Saya yakin dalam keseharianya di depan public doi kagak pernah memakai kata2 kotor dalam menghadapi client2nya.
Misalkan si Gayus Tambun ini gak ketauan tukang colong, pasti kita sebage rakyat Indonesia akan mengecap doi sebage orang yang normal2 saja, sopan dan suka liburan ke Thailand dan bersantai di pante ato kolam renang. bandingkan dengan si Ketela Pohon, padahal si Ketela Pohon melakukan tugas lebuh mulia daripada Gayus yang bisanya cuman bisa nyolong untuk menghudupi keluarganya. Siapakah yang lebih bajingan? kita lah yang menilai.

Kalo ane sendiri memang penganut dan pengguna kata2 kotor tapi sebenarnya berhati seperti Ketela Pohon. ha ha ha ha

Sekian . . . .

Note : saya menggunakan 1999 dikarenakan bagi penganut aliran klenik di tahun 1999 akan terjadi KIAMAT dan itu tidak terbukti